LAPORAN OUTING (KUNJUNGAN) SISWA/SISWI SMP N 2 YOGYAKARTA
KE PT CCA INDONESIA & PT NISSIN BISCUIT INDONESIA
KATA
PENGANTAR
Assalamu’alaikum
W. W.
Alhamdulillah, puji dan syukur
senantiasa kami panjatkan kepada kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat, hidayah, dan bantuan-Nya, sehingga kami dapat menyusun “Laporan Outing ke
PT Coca Cola Amatil Indonesia & PT Nissin Biscuit Indonesia” dengan lancar
tanpa ada kendala suatu apapun.
Adapun penyusunan Laporan Kunjungan
Industri ini berdasarkan data-data yang diperoleh selama melakukan Outing. Kami
menyadari bahwa dalam penyusunan Laporan Outing ini tidak lepas dari dukungan
berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini kami menyampaikan ucapan
terima kasih kepada:
1.
Perusahaan PT Coca-Cola Amatil Indonesia & PT Nissin Biscuit Indonesia,
yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk melaksanakan Kegiatan Outing
.
2.
Bapak/Ibu Guru yang telah membimbing kami selama berada disana.
3.
Kedua orang tua dan saudara kami yang telah mendukung dan memberikan doa restu.
4.
Pihak-pihak yang tidak dapat kami sebutkan , atas bantuan doa restu yang
berhubungan dengan kegiatan Outing.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa
laporan yang kami susun ini, masih banyak kekurangan dan kesalahan, sehingga
kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak, khususnya pembaca, sangat diharapkan
demi kesempurnaan Laporan ini.
Demikian kata pengantar ini kami
buat, semoga dapat bermanfaat khususnya bagi kami pribadi dan bagi orang lain
pada umumnya.
Wassalamu’alaikum
W. W.
Yogyakarta,
8 Maret 2015
Penyusun,
Dian
Ajeng A. Hanina Tito E. Jacinda Nuurun A. Rahma
Aqisfi N. Tsania M.
2
3. BAB I
PENDAHULUAN
a.
Latar Belakang
PT Coca-Cola Amatil Indonesia (CCA
Indonesia) adalah sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi minuman ringan
terkemuka di Indonesia. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam minuman
ringan di bawah lisensi perusahaan The Coca-Cola Company yang berpusat di kota
Atlanta, provinsi Georgia, Amerika Serikat. Sebagai perusahaan minuman ringan
terbesar di dunia, pihak Coca-Cola tentunya menggunakan cara-cara produksi dan
distribusi yang berbeda dengan perusahaan yang lain.
PT
Nissin Biscuit Indonesia adalah sebuah perusahaan yang memproduksi berbagai
macam biskuit dan telah mendistribusikan produk-produknya di hampir seluruh
pelosok tanah air. PT Nissin di Ungaran merupakan
salah satu pabrik dari Khong Guan group yang berpusat di Jakarta yang
memproduksi 3 merk yaitu Nissin, Monde dan Khong Guan. PT Nissin Biscuit
Indonesia di Ungaran, Jawa Tengah, telah
memproduksi makanan-makanan ringan sejak tahun 1977. Kemasan
produk biskuit melayani semua kalangan yaitu kemasan kecil sampai kemasan
kaleng besar.
Tentunya
dengan menggunakan metode-metode atau cara-cara khusus yang membawa perusahaan-perusahaan
tersebut hingga merajai pasaran dunia. Maka dari itu, siswa/siswi kelas VIII
dan CI 1 SMP N 2 Yogyakarta, ingin mengetahui bagaimana cara pengelolaan yang
digunakan perusahaan tersebut sehingga menjadi perusahaan raksasa yang terkenal.
Maka diadakan sebuah kegiatan Outing di PT Coca-Cola Amatil Indonesia & PT
Nissin Biscuit Indonesia yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah.
b. Tujuan
Melalui pertimbangan terhadap latar belakang
di atas, maka dapat kami simpulkan bahwa kami memiliki tujuan-tujuan sebagai
berikut :
1) Tujuan Kegiatan Outing
-
Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan terutama seputar bidang keindustrian.
-
Mengembangkan rasa keingintahuan dan membangun karakter siswa.
-
Memotivasi siswa agar dapat mengembangkan bakatnya, khususnya dalam dunia
bisnis.
- Membuka pikiran dan menghantarkan siswa
menjadi tenaga profesional yang berkualitas.
- Mengenal lebih dalam tentang sejarah, visi
& misi, perkembangan, segala proses yang dilakukan mulai dari proses produksi
hingga pendistribusian, dan segala hal mengenai perusahaan PT CCA Indonesia
& PT Nissin Biscuit Indonesia.
- Membandingkan ilmu yang diterima di sekolah
dengan aplikasinya di dunia kerja
4
2) Tujuan Penyusunan Laporan
-
Memenuhi tugas dari sekolah untuk menyusun Laporan Outing.
-
Mengasah keterampilan siswa dalam menulis/menyusun laporan dan karya tulis
siswa.
-
Melatih siswa agar dapat mendiskusikan sesuatu secara berkelompok.
-
Dapat menjadi sumber referensi bagi orang lain.
4. BAB II
PEMBAHASAN
A. PT Coca Cola Amatil Indonesia Ungaran
a.
Waktu Pelaksanaan Outing
Berangkat : 06.00 WIB
Tiba : 08.30 WIB
Selesai : 11.00 WIB
b.
Alamat
:
Jl. Soekarno-hatta km.30, Kel. Harjosari, Kec. Bawean, Kab. Semarang
c.
Penjelasan Tentang Coca Cola dan PT. CCA Indonesia
Tempat
: Di Aula PT. CCA Indonesia Ungaran
1)
Pukul 09.10 WIB
· Sambutan
oleh Ibu Ida selaku perwakilan dari PT Coca Cola Indonesia
· Penyampaian
serangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di PT CCA Indonesia oleh Ibu Ida,
yaitu sebagai berikut :
- Sejarah
berdirinya Coca Cola dan PT CCA Indonesia melalui tayangan video
- Proses
Produksi Coca Cola melalui tayangan video
- Kegiatan
Tanya Jawab antara siswa/siswi SMPN 2 Yogyakarta dengan Ibu Ida
- Melihat
langsung proses produksi
· Penyerahan
kenang-kenangan dari SMP NEGERI 2 YOGYAKARTA kepada pihak PT CCA Indonesia
Ungaran
· Sambutan
dari Ibu Supriyati selaku perwakilan dari siswa/siswi SMP N 2 Yogyakarta
2) Pukul 09.15 WIB
Melihat tayangan video :
a) Sejarah
berdirinya Coca Cola
Coca-Cola pertama kali diperkenalkan pada tanggal 8 Mei 1886 oleh John
Styth Pemberton, seorang ahli farmasi dari Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.
Dialah yang pertama kali mencampur sirup karamel yang kemudian dikenal sebagai
Coca-Cola. Frank M. Robinson, sahabat sekaligus akuntan John, menyarankan nama
Coca-Cola karena berpendapat bahwa dua huruf C akan tampak menonjol untuk
5
periklanan.
Kemudian, ia menciptakan nama dengan huruf-huruf miring mengalir,
Spencer,
dan lahirlah logo paling terkenal di dunia.
Dr.
Pemberton menjual ciptaannya dengan harga 5 sen per gelas di apotiknya dan
mempromosikan produknya dengan membagi ribuan kupon yang dapat ditukarkan untuk
mencicipi satu minuman cuma-cuma. Pada tahun tersebut ia menghabiskan US$46
untuk biaya periklanan. Pada tahun 1892, Pemberton menjual hak cipta Coca-Cola
ke Asa G. Chandler yang kemudian mendirikan perusahaan Coca-Cola pada 1892.
Chandler piawai dalam menciptakan perhatian
konsumen dengan cara membuat berbagai macam benda-benda cinderamata berlogo
Coca-Cola. Gaya periklanan yang inovatif, seperti desain warna-warni untuk bus,
lampu gantung hias dari kaca, serta serangkaian cinderamata seperti kipas,
tanggalan dan jam dipakai untuk memasyarakatan nama Coca-Cola dan mendorong
penjualan.
Upaya
mengiklankan merek Coca-Cola ini pada mulanya tidak mendorong penggunaan kata
Coke, bahkan konsumen dianjurkan untuk membeli Coca-Cola dengan kata-kata
berikut: "Mintalah Coca-Cola sesuai namanya secara lengkap; nama sebutan
hanya akan mendorong penggantian produk dengan kata lain". Tetapi konsumen
tetap saja menghendaki Coke, dan akhirnya pada tahun 1941, perusahaan mengikuti
selera popular pasar. Tahun itu juga, nama dagang Coke memperoleh pengakuan
periklanan yang sama dengan Coca-Cola, dan pada tahun 1945, Coke resmi menjadi
merek dagang terdaftar
b) PT Coca Cola Amatil
Indonesia
Coca-Cola
Bottling Indonesia merupakan salah satu produsen dan distributor minuman ringan
terkemuka di Indonesia. Perusahaan ini memproduksi dan mendistribusikan produk-produk
berlisensi dari The Coca-Cola Company.
PT
Coca Cola Amatil Indonesia memproduksi dan mendistribusikan produk Coca-Cola ke
lebih dari 400.000 outlet melalui lebih dari 120 pusat penjualan.
Coca-Cola
Bottling Indonesia merupakan nama dagang yang terdiri dari
perusahaan-perusahaan patungan (joint venture) antara perusahaan-perusahaan
lokal yang dimiliki oleh pengusaha-pengusaha independen dan Coca-Cola Amatil
Limited, yang merupakan salah satu produsen dan distributor terbesar produk-produk
Coca-Cola di dunia.
Coca-Cola
Amatil pertama kali berinvestasi di Indonesia pada tahun 1992. Mitra usaha
Coca-Cola saat ini merupakan pengusaha Indonesia yang juga adalah
6
mitra usaha saat perusahaan ini memulai
kegiatan usahanya di Indonesia.
Produksi
pertama Coca-Cola di Indonesia dimulai pada tahun 1932 di satu pabrik yang
berlokasi di Jakarta. Produksi tahunan pada saat tersebut hanya sekitar 10.000
krat.
Saat
itu perusahaan baru memperkerjakan 25 karyawan dan mengoperasikan tiga buah
kendaraan truk distribusi. Sejak saat itu hingga tahun 1980-an, berdiri 11
perusahaan independen di seluruh Indonesia guna memproduksi dan
mendistribusikan produk-produk The Coca-Cola Company. Pada awal tahun 1990-an,
beberapa diantara perusahaan-perusahaan tersebut mulai bergabung menjadi satu.
Tepat
pada tanggal 1 Januari 2000, sepuluh dari perusahaan-perusahaan tersebut
bergabung dalam perusahaan-perusahaan yang kini dikenal sebagai Coca-Cola
Bottling Indonesia.
Saat
ini, dengan jumlah karyawan sekitar 10.000 orang, jutaan krat produk kami
didistribusikan dan dijual melalui lebih dari 400.000 gerai eceran yang
tersebar di seluruh Indonesia.
c) Proses Produksi Coca Cola “The
Coca Cola Production”
Proses produksi Coca Cola secara singkat :
- Dibuat botolnya. Dibuat sejajar dan
dimasukkan dalam mesin. Terbentuk melalui
panas tinggi.
-
Disterilkan.
-
Formula berupa konsentrat dicampur dengan air, CO2, gula, sirup coke.
-
Disterilkan
-
Ditutup, diberi segel, dan dikemas.
-
Siap didistribusikan.
d) Bahan baku :
- Air (air olahan / air sumur)
- Gula Tebu Murni
- Sirup coke / konsentrat
- CO2 (untuk menyegarkan
e) Komitmen PT Coca Cola Amatil Indonesia pada Lingkungan
Bisnis PT Coca Cola Amatil Indonesia tak lain adalah menghadirkan
saat-saat menyegarkan yang unik dan memuaskan konsumen. PT Coca Cola Amatil
7
Indonesia sangat terpacu untuk melahirkan semangat serupa terhadap
usaha-
usaha kami yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan, kesehatan dan
keselamatan kerja. Ini berarti, upaya berkesinambungan untuk menggali
cara-cara baru dan lebih baik untuk meningkatakan kinerja kami di bidang
pelestarian lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja.
Sebelum membuang limbah ke sungai, pihak PT Coca Cola Amatil Indonesia
mengolah limbah sehingga tidak merusak biota sungai. Pihak PT Coca Cola Amatil
Indonesia menyadari bahwa masalah yang berkaitan dengan lingkungan, kesehatan
dan keselamatan kerja senantiasa mengalami perubahan sejalan dengan pengertian
kami terhadap masalah-masalah tersebut yang juga berkembang dari waktu ke
waktu. Oleh sebab itu, pihak PT Coca Cola Amatil Indonesia mengembangkan suatu sistem
komprehensif yang mengacu pada standar internasional, termasuk di dalamnya ISO
14001, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Semua
pabrik melaksanakan audit secara berkala dan menjalankan praktek-praktek
terbaik di bidang perlindungan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja
mulai dari pengelolaan dan pemanfaatan kembali limbah produksi hingga berbagai
program kesehatan dan keselamatan kerja.
PT
Coca-Cola Bottling Indonesia memiliki komitmen untuk senantiasa memahami,
mencegah dan memperkecil setiap dampak buruk terhadap lingkungan sehubungan
dengan kegiatan produksi minuman ringan, serta terus berupaya memberikan
pelayanan dan produk berkualitas yang diharapkan konsumen maupun pelanggan, dan
menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh karyawan.
Pihak
PT Coca Cola Amatil Indonesia yakin bahwa seluruh karyawan PT Coca-Cola Botting
Indonesia dan setiap orang yang tergabung di dalam perusahaan, serta semua
mitra kerjanya, bersama-sama memainkan peranan penting dalam menerapkan
kebijakan Perusahaan di bidang perlindungan lingkungan ini. Untuk itulah maka
pihak PT Coca Cola Amatil Indonesia berupaya membekali para karyawan agar mampu
melibatkan diri mereka sepenuhnya.
Pihak PT Coca Cola Amatil Indonesia akan:
- Berusaha
sebaik mungkin mencapai kinerja di bidang perlindungan lingkungan dengan
memenuhi persyaratan dari The Coca-Cola Company dan Peraturan Perundangan yang
berlaku
- Senantiasa
memasukkan pertimbangan-pertimbangan lingkungan dalam menyusun Business Plan
(Perencanaan Bisnis) untuk memastikan bahwa pengelolaan masalah lingkungan
selalu menjadi bagian yang integral dari Operasi Perusaha
- Menerapkan
dan mempertahankan sistem manajemen lingkungan terprogram, serta terus
8
menerus menyempurnakan dan meninjaunya agar
senantiasa sejalan dengan operasi perusahaan
- Mendorong
dan membekali karyawan agar mampu mengenali, memahami dan bertindak pada setiap
peluang yang ada untuk mencegah dan memperkecil setiap dampak negatif yang
berpotensi menimbulkan masalah lingkungan
- Mengembangkan
dan menerapkan cara-cara meningkatkan efisiensi pemakaian sumber daya, termasuk
energi, bahan kimia, air, kemasan dan bahan baku lainnya
- Sedapat
mungkin mencegah, mengurangi, menggunakan kembali dan mengolah semua limbah
yang ditimbulkan di dalam area kita sendiri, serta menjamin prosedur pembuangan
limbah tersebut dengan cara yang aman dan berdampak yang seminimal mungkin
- Meminta
para pemasok dan rekanan bisnis agar memenuhi standar pengelolaan lingkungan
yang setara dengan yang kita anut.
f) Lokasi PT CCA Indonesia
PT
CCA Indonesia telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia, yaitu :
- Sumatera
Bagian Utara
- Sumatera Bagian Selatan
- Jakarta
- Jawa
Barat
- Jawa
Tengah
- Jawa
Timur
- Balinusa
- Kalimantan
- Sulawesi
Bagian Selatan
g) Info Produk
Coca-Cola
Bottling Indonesia memproduksi merk-merk inti seperti Coca-Cola, Sprite, Fanta,
dan Frestea di dalam pabrik-pabriknya yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk
menjaga agar mutu minuman yang dihasilkan sesuai dengan standar, kami
menerapkan dengan ketat proses produksi yang diakui secara internasional.
Pemberian
kode-kode pada setiap produk merupakan bagian terpenting dari keseluruhan
proses. Dengan kode-kode itu kami menjaga agar para pelanggan mendapatkan
minuman dalam rasanya yang terbaik.
Setiap
kode menunjukkan keterangan-keterangan tertentu tentang produk tersebut. Ada
kode yang menunjukkan keterangan tentang tanggal pembuatan.
Ada
kode yang lebih rumit, terdiri atas huruf dan angka yang menunjukkan hari,
bulan, shift, dan pabrik tempat minuman tersebut dibuat. Ada lagi yang tidak
tampak pada kemasan karena tinta yang digunakan hanya dapat dibaca dengan
teknologi khusus.
9
Semua
itu menunjukkan komitment PT Coca Cola untuk memastikan bahwa teknologi, sumber
daya manusia maupun material yang dipergunakan, semuanya tertuju untuk kepuasan
para pelanggan dan konsumen.
h) Produk PT Coca Cola :
· Coca-Cola
Ø
Coca-Cola
Ø Diet
Coke
Ø
Coca-Cola Zero
· Sprite
Ø
Sprite
Ø
Sprite Zero
· Fanta
Ø
Fanta Strawberry
Ø
Fanta Vitamin C
Ø
Fanta Fruitpunch
Ø
Fanta Orange
Ø
Fanta Blueberry
· Frestea
Ø
Frestea Jasmine
Ø
Frestea Green
Ø
Frestea Apel-Lemon-Markisa
· Minute
Maid
Ø
Minute Maid Pulpy Orange
Ø
Minute Maid Pulpy Tropical
Ø
Minute Maid Pulpy O’Mango
10
· Schweppes
· AdeS
· Powerade Isotonik
· A
& W
h) Penjualan dan Pemasaran Produk
PT Coca Cola Amatil Indonesia memiliki
beberapa program untuk mendukung penjualan dan pemasaran produk-produk. Program
tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen, yaitu:
- Program Promosi
PT Coca Cola Amatil Indonesia mempunyai
program promosi yang beragam, yang tidak hanya untuk meningkatkan penjualan dan
pemasaran, tetapi juga meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk PT Coca
Cola.
- Layanan Konsumen
Di Coca-Cola, Customer Service System (CSS),
sistem pelayanan pelanggan kami, didesain untuk meningkatkan kepuasan dan
loyalitas konsumen secara terus-menerus terhadap produk-produk Coca-Cola dengan
menyediakan pelayanan yang optimal kepada seluruh pelanggan berdasarkan kebutuhan
mereka masing-masing.
- Area Marketing Contractor
Terbatasnya sumberdaya dan kemampuan untuk
melakukan pengembangan daerah tertentu, sekaligus komitmen untuk menciptakan
peluang kerja yang luas di sektor informal, mendorong Coca-Cola untuk secara
serius dan berkesinambungan mengembangkan jaringan Distribusi Tak Langsung
(Indirect Distribution) berbasis Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia.
Sistem Distribusi ini mengandalkan dua kelompok usaha kecil dan menengah yang
terbagi dalam dua kelompok besar: Area Marketing Contractor (AMC) dan Street
Vending.
- Layanan Pendingin Produk
Riset membuktikan bahwa 90% konsumen kami
lebih menyukai membeli produk-produk Coca-Cola dalam keadaan dingin. Hal ini
menunjukkan bahwa peranan Cold Drink Equipment (peralatan pendingin) sangat
penting dalam meningkatkan pertumbuhan penjualan dan mendorong tingkat
keuntungan para pelanggan kami.
- HoReCa
Dengan bekerjasama dengan berbagai Hotel,
Restaurant, dan Café ternama, kami memberikan beragam penawaran menarik melalui
program HoReCa ini.
11
i) Produksi dan Distribusi
Semua
produk yang dijual dan didistribusikan oleh Coca-Cola Bottling Indonesia
diproduksi di Indonesia. Saat ini terdapat 10 pabrik pembotolan yang tersebar
di seluruh Indonesia. Selama ini pabrik-pabrik yang ada di Indonesia telah
menerima berbagai penghargaan dari The Coca-Cola Company atas pencapaian
standar yang melampaui standar yang ditetapkan untuk pabrik-pabrik sejenis di
berbagai lokasi lain di dunia.
Semua
pabrik diwajibkan mematuhi dan bahkan kerap kali melampaui berbagai ketentuan
internasional dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan secara teratur
melaksanakan audit di bidang pengawasan mutu, lingkungan, kesehatan dan
keselamatan kerja.
Minuman
Coca-Cola sebelum sampai ke tangan konsumen berawal dari bahan baku pilihan
berkualitas tinggi yang diproses melalui beberapa tahapan, yaitu: persiapan
bahan, pencampuran, pencucian, pengisian dan penutupan, pengkodean,
pemeriksaan, pengemasan, dan pengangkutan.
Tim
penjualan yang sangat besar tidak saja menjual produk-produk kepada para
pelanggan, tetapi mereka juga memberikan saran bagaimana sebaiknya mereka
menjual produk-produk Coca-Cola. Supervisor penjualan di PT Coca Cola juga
teratur mengunjungi para pelanggan dan memberikan bimbingan, serta menampung
masukan yang disampaikan para pelanggan.
Kebijakan
penjualan dan distribusi secara menyeluruh diarahkan oleh National Office di
Cibitung, Bekasi, namun penerapan kebijakan tersebut dilaksanakan oleh para
manajer operasional dan regional yang handal dan berpengalaman beserta staf
mereka
Pabrik Coca-Cola di Indonesia terbuka untuk
kunjungan bagi semua lapisan masyarakat :
Kalangan pendidikan, instansi
pemerintah/swasta, organisasi sosial dll. yang ingin melihat langsung proses
produksi kami yang higienis dan berkualitas.
3)
Tanya Jawab
a. Apa pendidikan minimal seseorang agar
dapat bekerja di PT CCA Indonesia?
: Pendidikan
minimal karyawan CCA adalah D3
b. Berapa rata-rata jumlah botol yang dapat terjual di PT CCA Indonesia?
: Kapasitas
botol terjual rata-rata 60.000 krat (1 krat = 24 botol)
c. Mengapa dinamakan Coca Cola?
: Alasan namanya Coca Cola adalah agar mudah
diingat dan mudah dilafalkan.
Coca
Cola hanyalah serangkaian kata-kata.
d. Apa manfaatnya meminum Coca Cola?
: Manfaat meminum Coca Cola adalah untuk
menyegarakan badan dan menghilangkan
dahaga.
12
e. Apa nama produk isotonik yang telah
diproduksi oleh Coca Cola?
: Produksi Isotonik Coca Cola yaitu Aquarius.
f.
Berapa tahun atau sampai kapan masa kerja pekerja PT CCA Indonesia?
: Pekerja Coca Cola masa kerjanya sampai usia
55 tahun.
g.
Apakah bahan baku yang digunakan Coca Cola diambil dari dalam negeri? Atau
masih mengimpor dari luar negeri?
: Bahan
baku CCA berasal dari luar negeri.
h. Pada tanggal berapakah PT CCA Indonesia
Ungaran (Semarang) diresmikan?
: CCA
Semarang diresmikan pada 5 Desember 1967
i.Dimana tempat untuk izin
memperpanjang bangunan PT CCA Indonesia?
: Izin memperpanjang bangunan di dinas
terkait.
j.
Berapa lama masa bertahan/expired Coca Cola?
: Sebenarnya tidak ada istilah “Expired”
untuk produk Coca Cola. Produk Coca Cola lebih
menggunakan istilah “Best Before (Baik Digunakan Sebelum)”. Coca Cola
bisa bertahan 1 tahun untuk botol kaca. Sedangkan untuk botol plastik dapat
bertahan 6 bulan.
- Efek
samping meminum Coca Cola secara berlebihan
- Efek samping meminum Coca Cola diluar jangka
waktu 1 tahun.
l) Dampak Sosial Masyarakat tentang Keberadaan
Pabrik
Tentu saja banyak dampak sosial masyarakat
tentang Keberadaan Pabrik, sebagian besar dampak sosial tersebut bersifat
positif dikarenakan kehidupan masyarakat menjadi lebih sejahtera dengan adanya
pabrik ini.
- Menimalisir jumlah tuna karya yang bermukim
di daerah sekitar Pabrik, sehingga masyarakat mendapat lapangan pekerjaan yang
layak.
-
Wawasan dan ilmu pengetahuan masyarakat mengenai bidang bisnis semakin luas,
dikarenakan perusahaan ini menyediakan layanan wisata industri
- Pabrik
ini menghasilkan para tenaga kerja yang professional
-
Kebutuhan ekonomi masyarakat dapat terpenuhi
-
Karena perusahaan ini telah mempunyai “Komitmen” terhadap Lingkungan, maka
kondisi lingkungan akibat pencemaran yang mungkin saja ditimbulkan, dapat
segera teratasi sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir
- dll
4) Pukul 10.10 WIB
Closing/Penutupan
5) Pukul 10.15 WIB s.d. selesai
Keliling melihat langsung proses pembuatan
produk Coca Cola
6) Perjalanan menuju RM “Ibu Pudji”
13
B. PT NISSIN BISCUIT INDONESIA
A. PT NISSIN BISCUIT Indonesia Ungaran
Nissin Biscuit Indonesia telah memproduksi aneka
makanan ringan sejak tahun 1977. Dengan produk yang paling terkenal seperti
Nissin, Monde dan Khong Guan, bersama dengan pabrik lain di bawah Kelompok
Khong Guan di Jakarta, Nissin juga memproduksi aneka biskuit, kue, kerupuk,
makanan ringan dan wafer dengan brand Butter Coconut, Frychip, Honey, Aynako,
dan Longer Stick. Pekerjanya sekitar 700 orang, dengan pendidikan minimal SMA.
Perusahaan ini didirikan oleh Bp. Thaja Kaylani dan Bp. Haris Darmono. Luasnya
sekitar 8 ha.
a.
Waktu Pelaksanaan Outing
Berangkat :
12.15 WIB
Tiba : 12.35 WIB
Selesai :
14.30 WIB
b.
Alamat
:
Jl. Raya Semarang km 23 Ungaran kab. Semarang JawaTengah Indonesia.
c.
Penjelasan tentang PT NISSIN BISCUIT Indonesia
Tempat
: Di Café Break PT NISSIN BISCUIT INDONESIA
1) Pukul 13.20 WIB
Melalui tayangan video :
·
Sertifikat sertifikat yang didapat PT. NISSIN
·
Proses pembuatan :
-
Tepung diayak
-
Dicampur (mix)
-
Dipotong kecil kecil
-
Dibentuk
-
Dipanggang atau dipanaskan
-
Dikemas
·
Wisata Industri NISSIN
2) Pukul 13.35 WIB
Wisata Industri NISSIN (Melihat langsung
proses pembuatan) yang dipandu oleh Mbak Pemandu
Klasifikasi bagian/tempat dalam pabrik :
a) Tempat Pencampuran Bahan
b) Oven
c) Tempat Menyiman Bahan Baku
d) Tempat Pengayakan Tepung
e) Tempat Pencampuran (Mix) – 5 tingkat
f) Mesin Metadetector (Alat Pendeteksi Logam
yang mungkin terdapat dalam bahan produksi)
g) Laboratorium untuk : bereksperimen (membuat
inovasi/ produk baru), meneliti kandungan yang terdapat dalam poduk, menguji
kualitas produk yang dihasilkan apakah produk tersebut layak untuk dikonsumsi
14
h) Mesin Pengoles Krim
i) Mixer, mesin pemotong, dan mesin pencetak
j) Mesin Pendinginan
k) Mesin Pengepressan
l) Oven, panjangnya sekitar 60 m
m) Mesin Pengemas
Macam-macam produk yang dihasikan PT Nissin
Biscuit Indonesia :
-
DIN DON
-
Walens
-
Vegetable Crakcers
-
Egg rolls
-
O’tico
-
Serena
-
Biscoco
-
Nissin Cracker
-
Monde
- dll
VISI
& MISI PT NISSIN BISCUIT INDONESIA
VISI
VISI : PT Nissin bertekad
menjadi produsen biscuit terbaik di Indonesia
MISI : Memproduksi
biscuit yang bergizi tinggi, higienis, inovatif dan berkualitas dengan cita
rasa tinggi serta terjamin mutunya kepada pelanggan dengan cara terbaik yang
dikembangkan oleh SDM yang unggul dengan teknologi modern.
Dampak Sosial Masyarakat tentang Keberadaan
Pabrik
Tentu saja banyak dampak sosial masyarakat
tentang Keberadaan Pabrik, sebagian besar dampak sosial tersebut bersifat
positif dikarenakan kehidupan masyarakat menjadi lebih sejahtera dengan adanya
pabrik ini.
-
Menimalisir jumlah tuna karya yang bermukim di daerah sekitar Pabrik, sehingga
masyarakat mendapat lapangan pekerjaan yang layak.
-
Wawasan dan ilmu pengetahuan masyarakat mengenai bidang bisnis semakin luas,
dikarenakan perusahaan ini menyediakan layanan wisata industri
-
Pabrik ini menghasilkan para tenaga kerja yang professional
-
Kebutuhan ekonomi masyarakat dapat terpenuhi
- dan
lain sebagainya
3) Selesai Pukul 14.15 WIB
4) Perjalanan pulang ke Yogyakarta
15
5. BAB III
PENUTUP
a.
Kesimpulan
Hal
yang dapat kami tuliskan seusai menyusun isi/pembahasan dari laporan ini adalah
dengan menarik kesimpulan. Berikut beberapa kesimpulan yang dapat kami ungkapkan,
anatara lain :
- PT Coca-Cola Amatil Indonesia (CCA
Indonesia) adalah sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi minuman ringan
terkemuka di Indonesia.Sebagai perusahaan minuman ringan terbesar di dunia,
pihak Coca-Cola tentunya menggunakan cara-cara produksi dan distribusi yang
berbeda dengan perusahaan yang lain.
- PT
Nissin Biscuit Indonesia adalah sebuah perusahaan yang memproduksi berbagai
macam biskuit dan telah mendistribusikan produk-produknya di hampir seluruh
pelosok tanah air. PT Nissin di Ungaran merupakan
salah satu pabrik dari Khong Guan group yang berpusat di Jakarta yang
memproduksi 3 merk yaitu Nissin, Monde dan Khong Guan.
- Dengan adanya kegiatan Outing ini siswa mendapat suatu
pengalaman yang bermanfaat dan berkesan di hati masing-masing.
- Setiap siswa harus menaati semua peraturan yang berlaku,
contohnya : tidak boleh menyalakan kamera/ memfoto, menyalakan benda elektronik
ketika masuk ke dalam pabrik. Hal itu menunjukkan bahwa setiap tindakan
pelanggaran yang dilakukan pasti ada risikonya.
b. Saran
Kami berharap dengan adanya saran-saran yang dapat kami
sampaikan, untuk kedepannya perusahaan-perusahaan yang kami kunjungi dapat
mengalami peningkatan dalam segala hal. Adapun saran-saran tersebut adalah :
- Seharusnya, PT CCA
Indonesia Ungaran menyediakan waktu yang lebih lama dan penjelasan yang lebih
detail ketika melayani wisata industri bagi masayarakat (melihat langsung
proses pembuatan di dalam pabrik) agar para pengunjung lebih paham.
- Sebaiknya, perusahaan-perusahaan besar
tersebut terus meningkatkan kualitas dan pelayanannya.
Sekian laporan yang dapat kami susun. Terima
kasih.
16
6. DAFTAR PUSTAKA